WiridDoa Nurbuwat (Nurun-Nubuwah) Dan Khasiat Yang Luar Biasa. Bagi Yang Belum Tau, Ini Teks Bacaan Surat al-Waqiah dan Terjemahnya. Kedua putra Kiai Arwani sendiri, yakni KH Ulin Nuha dan KH Ulil Albab selain alim juga ahli Qur'an. Mereka hafal Al-Qur'an hingga masing-masing tuntas mengaji secara tatap muka (musyafahah) dengan tujuh macam
Keduaputra Kiai Arwani sendiri, yakni KH Ulin Nuha dan KH Ulil Albab selain alim juga ahli Qur'an. Mereka hafal Al-Qur'an hingga masing-masing tuntas mengaji secara tatap muka (musyafahah) dengan tujuh macam bacaan imam (qira'at sab'ah) kepada ayahandanya sendiri. Merasa penasaran atas apa amalan yang dilakukan oleh Kiai Arwani Amin sehingga
Kudus- Sabtu , (8/12) pagi terpancar kebahagiaan dari wajah sebanyak 31 santriwati penghafal Al - Qur'an dan para orang tuanya saat menghadiri Haflatul Hiddzaq (Wisuda) ke V1 Pondok Tahfifidh Putri Anak anak (PTPA) Yanaabii'ul Qur'an Karangmalang Kecamatan Gebog.- Sabtu , (8/12) pagi terpancar kebahagiaan dari wajah sebanyak
cash. MURIANEWS, Kudus – Kabar duka datang dari Kota Kretek. Istri dari KH Ulin Nuha Arwani yang juga pengasuh Ponpes Yanbu’ul Quran Kudus Bu Nyai Hj Ismah wafat, Jumat 18/9/2020 malam. Ketua Pimpinan Anak Cabang PAC Gerakan Pemuda GP Ansor Kota, Kudus M Fathul Munif membenarkan hal tersebut. Munif pun mendapat kabar jika Bu Nyai Ismah menghembuskan napas terakhir sekitar pukul WIB. “Benar mas, saya mendapat kabar tadi sekitar pukul setengah sembilan,” ucap dia via pesan singkat WhatsApp, Jumat malam. Untuk pemakaman sendiri, kata Munif, dia mendapat info jika akan dilangsungkan malam Ini. Atau tepatnya, sekitar pukul WIB. “Kalau untuk gerahnya sakitnya apa saya kurang tahu,” ujarnya. Pihaknya pun atas nama pribadi maupun atas nama PAC GP Ansor Kota mengucapkan berbela sungkawa sedalam-dalamnya atas berpulangnya Bu Nyai Ismah. “Beliau orang yang sangat baik,” jelasnya. Sementara itu, beredar pesan singkat dari pihak keluarga yang berisikan harapan untuk santri dan masyarakat agar tidak takziah ke rumah duka. Hal tersebut, dilakukan untuk menghormati protokoler kesehatan dari pemerintah. Reporter Anggara Jiwandhana Editor Ali Muntoha
Karomah Para Ulama Diantara ma'unah KH Ulin Nuha Arwani Amin Kudus beliau adalah Sebagaimana diceritakan oleh Ustadz Ghulam, alumnus Yanbu' Pusat pada 2008. Beliau bercerita, dulu sebelum khatam setoran kepada Buya Ulin, saya diutus pondok untuk ikut mengajar di Yanbu' remaja. Meskipun sudah tidak tinggal di Yanbu' Pusat, saya masih bisa meneruskan setoran kepada beliau. Saya sempet berhenti lama dari setoran karena sedikit malas. Buya banyak undangan keluar. Jadi ya beliau sering tidak hadir pada jam setoran. Jika saya ingin setoran, beliau ada undangan. Apabila saya tidak setoran, eh beliau tidak ada undangan. Sampai akhirnya, suatu malam saat tidur, saya memimpikan beliau. Dalam mimpi tersebut beliau marah karena saya sudah lama tidak setoran, dan beliau menyuruhku untuk setoran kembali. Paginya saya ikut setoran lagi, dan alhamdulillah beliau banyak hadirnya. Jadi cepet khatamnya. Kedua Masih cerita Ustadz Ghulam “Dulu saat Gus Aiman masih mondok di Yanbu' anak-anak, Yai Nashir abahnya Gus Aiman bermimpi ditemui oleh Buya Ulin. Ketika itu Yai Nashir berada di Saudi sedang Umroh. Dalam mimpi tersebut, Buya memberitahu Yai Nashir kalau putranya sudah khatam al-Quran, "Anakmu sudah khatam Al-Qurannya". Setelah bangun dari tidurnya, dari Saudi Yai Nashir mencari cari tahu kabar hafalan anaknya bagaimana. Dan ternyata benar, anaknya baru saja khatam hafalan al-Qurannya. Dulu ada salah satu muridnya yang dekat dengan salah seorang perempuan, dia diperingatkan oleh Buya lewat mimpi. Dalam mimpinya, sedang bermain Facebook, sebagaimana setiap harinya. Perempuan tersebut mengaplud foto masa kecilnya bersama saudara laki-lakinya. Murid Buya ditandai pada foto tersebut. Ketika melihat fotonya, tiba-tiba Buya mendatanginya dari belakang. Beliau melihat foto tersebut. Beliau memarahinya dengan Al-Quran. Buya membaca Al-Quran dengan mimik muka dan nada orang marah. KH Ulin Nuha Arwani Kudus Dengan hadirnya mimpi itu dia sadar, Buya ingin mengingatkannya biar perhatian kembali pada Al-Qurannya, tidak dekat wanita terus-terusan, dan mengurangi main Facebook. Baca Bijak Menggunakan Media Social. Semoga Allah memanjangkan umur beliau. Hafidzohullah. *** Tulisan ini saya masukkan kedalam buku "Ngaji Es Campur Facebook" dengan judul "Ma'unah KH. Ulin Nuha Arwani Kudus". Awalnya, judul dari tulisan ini adalah "Karomah KH. Ulin Nuha Arwani Kudus," akan tetapi ketika saya koreksikan kepada adiknya, yaitu KH. Ulil Albab, beliau mengganti kata "karomah" dengan kata "ma'unah". Karomah dan ma'unah sama-sama berartikan hal yang luar biasa khoriqul 'adah, akan tetapi karomah adalah hal khoriqul adah yang muncul dari seorang waliyullah, sedangkan ma'unah muncul dari seorang muslim yang sholih. Saya yakin, KH. Ulil Albab mengganti kata "karomah" pada judul tersebut dengan "ma'unah" hanyalah sebagai bentuk ketawadlu'an dari keluarga Arwaniyyah. Karena selain muslim yang sholih, KH. Ulin Nuha juga waliyullah -Walaa uzakki Alallahi ahadan-. Banyak orang yang membuktikan karomahnya. Monggo jika ada yang mau menambahi. أدام الله بركتهما فينا بذكر الصالحين تتنزل الرحمات
kyai ulin nuha arwani